Gelar Pendidikan Pengawas Partisipatif, Bawaslu Aceh Jaya Bekali 40 Kader Pengawas dari Berbagai Elemen Masyarakat
|
Calang - Bawaslu Kabupaten Aceh Jaya menggelar kegiatan Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) pada Selasa, 7 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di Aula BKG Kemenag Aceh Jaya ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari mahasiswa, siswa atau pemilih pemula, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Aceh Jaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran masyarakat dalam mengawal pelaksanaan pemilu yang demokratis, jujur, dan berintegritas.
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan rangkaian acara pembukaan, yang secara resmi dibuka oleh Anggota sekaligus Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (P2H) Bawaslu Provinsi Aceh, Maitanur, melalui sambungan Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan Bawaslu Aceh Jaya, di antaranya Ketua Muhammad Afzal, Anggota Hidayatullah dan Kamaruzzaman, serta Koordinator Sekretariat Wahyudi Irawan.
Pelaksanaan P2P ini dibagi ke dalam tiga sesi. Sesi pertama merupakan pembukaan kegiatan. Pada sesi kedua, Ketua Bawaslu Aceh Jaya, Muhammad Afzal, bersama Anggota Bawaslu Aceh Jaya, Hidayatullah, menyampaikan materi yang berfokus pada pembelajaran dari kasus-kasus pelanggaran pemilu yang pernah terjadi serta penguatan kapasitas peserta sebagai pengawas partisipatif. Dalam sesi tersebut, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai penguatan jaringan, pemberdayaan komunitas, pengawasan berbasis masyarakat, hingga strategi pencegahan pelanggaran pemilu untuk membangun kesadaran mengawal setiap tahapan pemilu.
Selanjutnya, setelah istirahat dan salat Zuhur, sesi ketiga dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Anggota Bawaslu Aceh Jaya, Kamaruzzaman. Pada sesi ini, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran pemilu dan permohonan penyelesaian sengketa, sehingga mereka mampu bertindak cepat apabila menemukan dugaan pelanggaran di lapangan. Diskusi berlangsung interaktif dengan banyaknya pertanyaan yang disampaikan peserta, menunjukkan antusiasme yang tinggi serta kepedulian generasi muda terhadap pengawasan pemilu.
Anggota Bawaslu Aceh Jaya sekaligus Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HP2H), Hidayatullah, menjelaskan bahwa Pendidikan Pengawas Partisipatif merupakan salah satu upaya Bawaslu dalam memperluas keterlibatan masyarakat dalam pengawasan pemilu.
"Melalui Pendidikan Pengawas Partisipatif ini, kami ingin meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pemilu, memperkuat kapasitas sumber daya manusia dalam mencegah pelanggaran pemilu, serta mencetak kader-kader pengawas partisipatif yang lahir dari akar rumput. Dengan demikian, pengawasan pemilu bukan hanya menjadi tanggung jawab Bawaslu, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat," ujar Hidayatullah.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar hingga pukul 16.00 WIB. Melalui P2P ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki pemahaman tentang kepemiluan serta berperan aktif dalam mengawasi setiap tahapan pemilu, sehingga pelaksanaan pemilu yang demokratis, berintegritas, dan berkualitas dapat terwujud di Kabupaten Aceh Jaya.
Penulis : Muzakir Ikram
Editor : Hidayatullah