Lompat ke isi utama

Berita

Kick Off Ngabuburit Pengawasan 2026 : Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu

Kick Off Ngabuburit Pengawasan

Kick Off Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 di Aula Gedung Bawaslu RI, Jl. M.H. Thamrin No.14, Menteng, Jakarta Pusat Jakarta, Senin (23/2/2026). 

Calang | Badan Pengawas Pemilihan Umum, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, secara resmi membuka agenda nasional Ngabuburit Pengawasan Tahun 2026 di Aula Gedung Bawaslu RI, Jl. M.H. Thamrin No.14, Menteng, Jakarta Pusat, dari pukul 16.00 WIB - selesai, Senin (23/2). Pembukaan yang dilakukan ditandai dengan pemukulan beduk oleh ketua Bawaslu RI sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan ini di seluruh Indonesia, termasuk diikuti secara daring oleh Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota seluruh indonesia. 

Turut hadir dalam kegiatan Anggota Bawaslu RI Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas dan Humas Lolly Suhenty, S.Sos.I., M.H., Anggota Bawaslu RI Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Totok Hariyono, S.H. dan juga  Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ferdinand Eskol Tiar Sirait.

Ngabuburit pengawasan bulan Ramadhan tahun ini mengusung tema “Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu”, sebagai motor penggerak kapasitas pengawas pemilu meski saat ini sedang berada di masa non-tahapan. Melalui sambutannya, Rahmat Bagja menekankan pentingnya menyelaraskan tugas pengawasan dengan nilai spiritualitas. 

"Integritas dan profesionalitas harus menjadi modal utama bagi pengawas pemilu dalam memastikan demokrasi Indonesia tetap berjalan di jalur yang tepat," tegas Rahmat Bagja dalam arahannya.

Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Divisi Pencegahan, Parmas, dan Humas Bawaslu RI, Lolly Suhenty, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki dua misi utama, yaitu sebagai sarana semangat pengabdian dalam mempertegas fungsi kelembagaan di luar masa pemilu dan menunjukkan kepada publik bahwa kerja-kerja pengawasan Bawaslu tidak pernah berhenti dan tetap aktif menjaga marwah demokrasi.

Senada dengan hal tersebut, Totok Hariyono selaku Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa, mengajak seluruh jajaran merefleksikan filosofi Ramadhan sebagai bulan pembebasan dari sifat tamak dan otoritarianisme dalam sistem demokrasi.

Kegiatan ini dinilai sangat penting untuk dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pengawasan secara berkelanjutan. Melalui agenda ini, Bawaslu berfokus pada penguatan kapasitas internal guna meningkatkan spiritualitas serta literasi politik hukum kepemiluan bagi seluruh jajaran pengawas. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana keterbukaan publik untuk menyerap aspirasi, pandangan, serta masukan dari masyarakat terkait kelembagaan dan strategi pengawasan pemilu ke depan. 

Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini akan berlangsung marathon mulai 23 Februari hingga 13 Maret 2026. Dengan memperkuat sinergi melalui pendekatan yang edukatif dan dialogis, Bawaslu berupaya mendorong pengawasan partisipatif demi memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia sekaligus menjaga soliditas lembaga agar tetap produktif dan responsif meski di luar tahapan pemilu.

Penulis : Muzakir Ikram

Editor : Hidayatullah