Satukan Nilai Spiritualitas dan Semangat Pengawasan, Bawaslu Aceh Jaya Gelar Ngabuburit Pengawasan
|
Calang | Badan Pengawas Pemilihan Umum, Memanfaatkan momentum bulan suci Ramadhan 1447 H, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Aceh Jaya menyelenggarakan kegiatan "Ngabuburit Pengawasan" dengan tema Sinergi Ramadhan: Bawaslu dan Masyarakat untuk Pengawasan Berintegritas di Aceh Jaya. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu, 4 Maret 2026, bertempat di Kantor Bawaslu Aceh Jaya.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota Bawaslu Aceh Jaya, Koordinator Sekretariat, serta seluruh jajaran staf Bawaslu Kabupaten Aceh Jaya yang turut menyimak jalannya diskusi literasi politik hukum kepemiluan.
Sinergi lintas sektoral dalam kegiatan ini terlihat nyata dengan kehadiran sejumlah tokoh penting, di antaranya Bapak H. Saifullah, S.Hum., M.A. (Kasubbag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya), Bapak Bustami (Ketua Forum Warga Pengawasan Partisipatif/FORMATIF Gampong Demokrasi), serta Pj. Keuchik Desa Dayah Baroe, Bapak Fandi yang hadir mewakili elemen masyarakat akar rumput.
Guna menjangkau partisipasi yang lebih luas, Bawaslu Aceh Jaya juga menyiarkan seluruh rangkaian acara secara langsung melalui akun TikTok resmi Bawaslu Aceh Jaya, yang diikuti secara antusias oleh masyarakat dari berbagai wilayah.
Ketua Bawaslu Aceh Jaya, Muhammad Afzal, mengatakan bahwa tema ngabuburit tahun ini merupakan representasi dari komitmen lembaga untuk menyatukan nilai-nilai spiritualitas dengan semangat pengawasan.
"Sinergi Ramadhan ini adalah manifestasi dari upaya kita membangun pengawasan yang berintegritas. Melalui tema ini, kita ingin memastikan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas formal lembaga, melainkan tanggung jawab moral bersama yang diperkuat dengan nilai-nilai kejujuran di bulan suci," ujar Muhammad Afzal di sela kegiatan, Rabu (4/3/2026).
Agenda yang dimulai pada pukul 17.15 WIB ini berlangsung dengan cermat dan lancar, diisi dengan kajian penguatan kapasitas internal serta penyerapan aspirasi publik. Menjelang waktu maghrib, acara dilanjutkan dengan sesi doa bersama dan persiapan berbuka, yang kemudian ditutup dengan buka puasa bersama serta ramah tamah untuk mempererat silaturahmi antar-elemen pengawas dan masyarakat.
Penyelenggaraan kegiatan ini diharapkan membawa manfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pencegahan pelanggaran melalui pengawasan partisipatif yang lebih solid. Dengan meningkatnya literasi politik dan hukum melalui forum seperti ini, Bawaslu Aceh Jaya optimis integritas penyelenggaraan pemilu di masa mendatang akan semakin kokoh dengan dukungan penuh dari masyarakat yang kian tercerahkan.
Penulis : Muzakir Ikram
Editor : Hidayatullah