Bawaslu RI Resmikan Perpustakaan untuk Perkaya Literasi Kepemiluan
|
Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI meresmikan Perpustakaan Bawaslu di Kantor Bawaslu, Jl. M.H. Thamrin No.14, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis (30/01/2025). Peresmian ini dilakukan dalam sebuah seremoni yang dihadiri oleh seluruh anggota Bawaslu RI, menjadikannya momen bersejarah dalam upaya memperkaya literasi kepemiluan di Indonesia. Kegiatan ini diinisiasi oleh Pusat Penelitian Pengembangan Pendidikan dan Pelatihan (Puslitbangdiklat) Bawaslu Republik Indonesia
Sebelum meresmikan perpustakaan, dalam sambutannya, Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, berharap agar anggota Bawaslu di seluruh Indonesia dapat memanfaatkan masa pasca Pemilu dan Pemilihan untuk meningkatkan kapasitas diri, menulis, serta mengevaluasi hasil pengawasan yang telah dilakukan. Ia juga menekankan pentingnya keseriusan dalam menulis, terutama mengenai pengalaman dan informasi seputar kepemiluan di Indonesia.
Sementara itu, sebelumnya Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Organisasi (SDMO) Bawaslu RI, Herwyn J.H. Malonda, menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas pemilu. Menurutnya, membaca dan menulis merupakan cara efektif untuk memperkaya wawasan kepemiluan. Herwyn juga mendorong agar catatan hasil pengawasan pemilu dan pemilihan dapat dibukukan, sehingga masyarakat luas dapat mengakses dan memahami hasil kerja pengawas pemilu.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan literasi kepemiluan, Ketua Bawaslu Aceh Jaya, Muhammad Afzal, menyerahkan delapan eksemplar buku hasil pengawasan pemilu di Aceh Jaya berjudul "Problem dan Tantangan Mengawal Demokrasi Bermartabat". Buku tersebut menjadi kontribusi Bawaslu Aceh Jaya untuk menambah koleksi Perpustakaan Bawaslu dan memperkaya khazanah literasi pemilu di Indonesia.
Peresmian Perpustakaan Bawaslu ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya literasi di lingkungan pengawas pemilu, sekaligus meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia melalui dokumentasi dan kajian akademik yang lebih mendalam.
Penulis : Putra Almardhatillah
Editor : Muhammad Afzal