Bawaslu Aceh Jaya Gelar Penguatan Kelembagaan, Tekankan Integritas Kolektif Pengawas Pemilu
|
Calang | Badan Pengawas Pemilihan Umum, Integritas kolektif menjadi kata kunci yang ditekankan dalam kegiatan Penguatan Kelembagaan yang diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Aceh Jaya, pada Kamis (18/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Aceh Jaya ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, menunjukkan komitmen bersama dalam mengawal demokrasi di Aceh Jaya.
Mengusung tema “Mewujudkan Integritas Kolektif Pengawas Pemilu di Aceh Jaya”, dengan tujuan mewujudkan pengawasan pemilu yang efektif dan akuntabel, serta mendorong kepercayaan dan partisipasi aktif dari masyarakat.
Acara diawali dengan tarian tradisional Ranup Lampuan sebagai sambutan hangat kepada para peserta. Suasana semakin semarak ketika kegiatan resmi dibuka dengan pemukulan rapai secara bersama-sama oleh pimpinan Panwaslih Provinsi Aceh, unsur Forkopimda Aceh Jaya, dan Bawaslu Aceh Jaya. yang menjadi simbol kekompakan dan semangat kolektif dalam mengawal demokrasi di Aceh Jaya
Setelah itu, Ketua Bawaslu Aceh Jaya, Muhammad Afzal, menyampaikan dalam sambutannya bahwa pengawasan pemilu bukanlah sekadar tugas kelembagaan semata, melainkan sebuah gerakan moral keterlibatan seluruh pihak. Ia juga memaparkan hasil pengawasan Pemilu 2024 dikabupaten Aceh Jaya serta tantangan yang harus dipahami oleh jajaran pengawas pada pemilu yang akan datang.
"Melalui integritas kolektif, kita memastikan setiap tahapan pemilu berjalan sesuai koridor hukum dan moral, demi demokrasi yang berkualitas di Aceh Jaya," ujarnya, menegaskan bahwa acara ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam memperkuat fondasi kelembagaan.
Senada dengan itu, Pimpinan Panwaslih Provinsi Aceh, Maitanur, mengatakan pentingnya peran pemerintah daerah, organisasi masyarakat, tokoh masyarakat, dan media dalam mendukung pengawasan pemilu. “Kolaborasi lintas sektor akan memperkuat partisipasi masyarakat, termasuk dalam menyampaikan laporan jika terdapat dugaan pelanggaran. Dukungan seperti ini sangat menentukan bagi pengawasan yang efektif,” ujarnya dalam sambutan pada acara tersebut.
Narasumber yang dihadirkan antara lain Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Salman Nasution, pegiat pemilu nasional Dian Permata, serta Asisten Pemerintahan Setdakab Aceh Jaya Muhammad Milsa. Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai pihak penting lainnya yaitu Pimpinan Panwaslih Provinsi Aceh beserta jajaran sekretariat, unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, LSM, mahasiswa, pelajar sebagai pemilih pemula, hingga rekan-rekan jurnalis. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan bahwa penguatan kelembagaan pengawas pemilu merupakan kepentingan bersama yang membutuhkan dukungan kolektif.
Para narasumber menyampaikan pandangan dan topik penting, mulai dari urgensi kolaborasi antarlembaga, pendidikan politik bagi pemilih pemula, hingga peran setiap individu dalam mengawasi jalannya proses demokrasi. Tingginya antusiasme peserta, menjadi indikasi bahwa kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat, memberikan energi positif bagi upaya Bawaslu dalam mewujudkan pemilu yang berintegritas.
Keseluruhan rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa pengawasan pemilu bukan hanya tugas Bawaslu semata, melainkan sebuah gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan menghadirkan berbagai pihak dan narasumber, Bawaslu Aceh Jaya meneguhkan komitmennya untuk terus memperkuat kelembagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengawasan partisipatif. Komitmen terhadap integritas kolektif yang ditanamkan melalui kegiatan ini menjadi modal penting pengawasan pemilu mendatang, demi terwujudnya demokrasi yang semakin berkualitas di Kabupaten Aceh Jaya.
Penulis : Muzakir Ikram
Editor : Muhammad Afzal