PEMBERIAN BAWASLU AWARD TAHUN 2019
|
Foto bersama dengan penerima penghargaan Bawaslu Award Se-Provinsi Aceh
PANWASLIH Kabupaten Aceh Jaya hadir dalam kegiatan BAWASLU AWARD yang di selenggarakan oleh BAWASLU RI pada Jum’at malam yang bertempat di gedung The Kasabian Hall di Jalan Casalanca no. 88 Menteng Dalam Jakarta Selatan.
Kegiatan ini di selenggarakan Oleh BAWASLU RI dalam rangka pemberian penghargaan dan penghormatan atas kerja keras pengawas pemilu di seluruh Indonesia beserta individu dan organisasi yang telah memberikan kontribusi Secara signifikan dan kinerja yang baik untuk tercapainya penyelenggaraan pengawasan pemilu 2019 yang jujur, adil, dan berintegritas
Acara ini sekaligus merupakan perayaan atas komitmen dan dedikasi seluruh bangsa dalam memajukan demokrasi di Indonesia. Di mana, Bawaslu Award Tahun 2019 merupakan gelaran yang kelima sejak pertama kali digelar pada 2014.
Penghargaan kepada Jajaran Pengawas Pemilu dan Stakeholders seluruh Indonesia. Kegiatan ini di hadiri oleh Anggota Komisioner pengawas Pemilihan Umum dan Kepala Sekretariat dari seluruh Indonesia.
Kali ini Bawaslu menganugerahkan 12 (dua belas) nominasi penghargaan, yang di antaranya : Tata Kelola Kesekretariatan, Tata Kelola Sumber Daya Manusia dan Organisasi Terbaik, Dukungan Pengawasan, Inovasi, Pengawasan, Penanganan Pengamanan, Gakkumdu Terbaik, Penanganan Administrasi Terbaik, Mediator Terbaik, Pelaksanaan Hubungan Humas Dan Hubungan Antar Lembaga, Ppid Terbaik, Penyelenggaraan Dan Pemberian Jawaban Terbaik Di Mk, Penghargaan Untuk Pemantau Pemilu / Lsm, Penghargaan Untuk Pers / Media, Penghargaan Untuk Penyelenggara Pemilu Dan Penghargaan Kementerian / Lembaga / Perguruan Tinggi.
Penghargaan Bawaslu Award 2019 dilakukan oleh Tim Panel Eksternal yang terdiri dari para penggiat pemilu seperti: Erni Andriani (Jaringan Pemilihan Umum untuk Akses Penyandang Cacat / AGENDA), Ahsanul Minan (Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia), Arif Nur Alam (Pusat Anggaran Indonesia), Jojo Rohi (Komite Independen Pemantau Pemilu / KIPP). Ada pula Sri Budi Eka Wardani (FISIP UI), Yohan Wahyu (Litbang Kompas), Veri Junaidi (Kode Inisiatif), Kaka Suminta (KIPP), Hanafi (Pusat Parlemen Indonesia / IPC), August Mellaz (Sindikasi Pemilu dan Demokrasi), dan Anis Hidayah (Migrant Care).
Adapun Kategori Nominasi atau Prestasi yang di dapat oleh Pengawas Pemilu Provinsi Aceh beserta Jajarannya yaitu : Bawaslu RI kepada
- Kategori Nominasi Inovasi Pencegahan Tingkat Provinsi Terbaik 3 (tiga) didapat oleh Panwaslih Provinsi Aceh;
- Kategori Nominasi Mediator Tingkat Kabupaten/Kota terbaik 1 (satu)diberikan kepada Panwaslih Kabupaten Nagan Raya;
- Kategori Nominasi PSPP ( ) Tingkat Provinsi Terbaik 3 (tiga) diberikan kepada Panwaslih Provinsi Aceh
- Kategori Nominasi PSPP ( ) Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik 1 (satu) diberikan kepada Panwaslih Kab. Simeulue, dan
- Kategori Nominasi Tata Kelola SDM (Sumber Daya Manusia) Tingkat Kabupaten/Kota Terbaik 3 (tiga) diberikan kepada Panwaslih Kota Banda Aceh.
Dari beberapa prestasi yang di dapat oleh PANWASLIH ACEH beserta Jajarannya tersebut, di harapkan kualitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia dapat terus ditingkatkan dalam mengawal terselenggaranya pemilu yang jujur, adil , dan berintegritas.
Harapan Besar pula di ungkapkan oleh ketua Bawaslu-RI Abhan dalam pidato singkatnya menyampaikan kepada seluruh jajaran pengawas pemilu di seluruh Indonesia mulai dari tingkat provinsi dan kabupaten / kota hingga pengawas TPS dapat terus bahu membahu dalam menjalankan amanat UU untuk mengawal terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas".
Dalam acara ini, turut hadir Menteri Koordinator Politik Hukum dan Bapak HAM Mahfud MD, mantan Ketua Komisi II DPR Zainudin Amali, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Gusti Ayu Bintang Puspayoga serta jajaran anggota Komisi II DPR.
[Humas Panwaslih Kabupaten Aceh Jaya]